Rekor Unik Di Piala Dunia

Posted: 18 Juni 2010 in Uncategorized

Demam piala dunia melanda manusia di seantero dunia nih, lebih dari 1 milyar penduduk bumi terfokus kepada negerinya Nelson Mandela. Wajar saja karena sepak bola adalah olahraga yang paling populer dan digemari. Nah, kali ini say ga mau membahas yang  terlalu ribet, kita lihat yuk beberapa fakta unik tentang piala dunia :

  • Tanggal 31 Juli adalah hari libur nasiona di Uruguay. Karena pada tanggal itu, mereka menjadi juara Piala Dunia (1930). Bukti nyata betapa begitu populernya olah raga bola sepak ini, sampai-sampai negeri di belahan selatan benua amerika ini menjadikan hari libur untuk memperingati kejayaan mereka menggondol piala jules rimet pada tahun 1930.
  • Negara Asia pertama yang ikut Piala Dunia adalah Hindia Belanda (1938), sedangkan negara Afrika pertama adalah Mesir (1934). Seperti yang temans juga ketahui, Hindia Belanda itu adalah Indonesia, tapi pada saat itu kita masih menjadi koloni dari negara kincir angin belanda.
  • Piala Dunia 1954 adalah yang paling produktif, 140 gol dalam 26 pertandingan. Jika menggunakan rumus matematika, dapat diambil rata-rata 5,38 gol per pertandingan. Rekor gol terbesar ketika Austria mengalahkan Swiss 7-5. Dalam pertandingan tersebut, skor babak pertama adalah 5-4 yang artinya rata-rata terjadi gol setiap 5 menit. Pada matchday pertama Piala Dunia 2010 merupakan piala dunia termiskin dalam hal jumlah gol yang tercipta semenjak piala dunia berisikan 32 kontestan.
  • Tahukah Anda bahwa partai antara Rumania vs Peru di Piala Dunia 1930 hanya ditonton oleh 300 suporter di stadion! sangat jauh dengan rekor 174.000 penonton antara Brazil vs Uruguay pada Piala Dunia 1950.Wah pasti adem ayem aja ya stadionnya, dijamin ga bakal ada kerusuhan.
  • Piala Dunia pertama (Uruguay 1930) hanya menggunakan 3 stadion di satu kota (Montevideo). Sedangkan Piala Dunia dengan stadion terbanyak adalah Spanyol 1982, yakni 17 stadion dari 14 kota. Barcelona, Madrid, dan Sevilla masing-masing menyumbang 2 stadion kala itu. Kalau Indonesia yang jadi tuan rumah, berapa stadion yang layak ya???
  • Masih di Piala Dunia 1954, Hungaria memegang rekor sebagai negara paling produktif dengan 27 gol. Lebih banyak 2 gol dari sang juara Jerman Barat. Ini masa kejayaan nya Hongaria bersama bintangnya saat itu Puskas.
  • Uruguay memegang rekor tak terkalahkan di putaran final Piala Dunia, dari 1930 hingga 1954. Mereka menjadi juara pada 1930 dan 1950, dan menolak ikut pada 2 turnamen yang diadakan di Eropa (1934 & 1938). Coba kalau mereka tidak menolak tampil, pasti lebih paten rekornya.
  • Tidak ada sepakbola negatif di masa lalu. Setidaknya catatan ini cukup memberi bukti, skor 0-0 baru terjadi untuk pertama kalinya pada Piala Dunia 1958 (Brazil v Inggris). Yang penting bisa menang sih, baik dengan sepak bola indah ataupu sepakbola pragmatis.
  • Rekor yang tidak membanggakan, penerima kartu merah tercepat, dicatat atas nama pemain Uruguay (Jose Batista). Dia menerima kartu merah di menit pertama pada Piala Dunia 1986 ketika menghadapi Skotlandia. Gokil juga nih si pemain.
  • Oceania adalah region dengan prestasi terburuk. Mereka adalah region yang paling terakhir mengirim wakil ke Piala Dunia (Australia, 1974). Selain itu, wakil Oceania hanya satu kali berhasil lolos dari fase grup (Australia, 2006). Pada piala dunia kali ini, Australia bergabung ke dalam zona Asia.
  • Striker Turki, Hakan Sukur, punya 2 rekor hebat. Sebagai pemain tertua yang pernah bermain di Piala Dunia (40 tahun, 2002) dan pencetak gol tercepat di Piala Dunia (detik ke-11, v Korsel, 2002). Tua-tua keladi, makin tua makin jadi.
  • Pemain penganti yang paling cepat mencetak gol adalah Ebbe Sand (Denmark). Dia mencetak gol hanya 16 detik setelah masuk ke lapangan (v Nigeria, 1998). Benar-benar seorang supersub.
  • Belgia punya rekor unik di Piala Dunia, rekor hasil seri dalam 5 pertandingan berturut-turut. Ga doyan menang nih meneer???
  • Ronaldo adalah top scorer dalam sejarah Piala Dunia dengan 15 gol. Siapa yang akan mengalahkan rekor si plontos ini???
  • Rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dipegang oleh Lothar Mattheus dengan 25 caps. Sulit pada era modern ini untuk menyamai bahkan melewati rekor ini.
  • Brazil adalah satu-satunya negara yang selalu tampil di Piala Dunia yang telah diselenggarakan 18 kali. Negara yang benar rajin nih, kagak pernah absen dan selalu melahirkan bintang sepakbola

saya bukan malaikat yang senantisa ber-jubah putih, tapi saya juga bukan malaikat yang selalu ber-sorbankan amarah…

saya bukan malaikat yang senantiasa terpelihara dalam setiap perbuatan, tapi saya juga bukan setan yang selalu terjerumus ke dalam kenistaan…

saya bukan malaikat yang senantiasa berjalan dengan lurus, tapi saya juga bukan setan yang selalu berkawan dengan hal yang najis…

saya bukan malaikat yang senantiasa berbuat hal yang baik, tapi saya bukan juga setan yang selalu berpagut dalam hal yang buruk…

saya bukan malaikat yang senantiasa  taat pada yang kuasa, tapi saya juga bukan setan yang selalu ingkar pada kebesaran sang pencipta…

saya bukan malaikat yang senantiasa dirindukan oleh surga, tapi saya juga bukan setan yang kelak akan mendiami neraka…

pertanyaan yang sangat menggelitik rasanya. bermimpi dan berharap negeri yang kita cintai ini bisa ambill bagian dalam ajang sepakbola ter-akbar di jagad ini.

bermimpi dan berharap adalah hal yang sangat bagus dan malah sangat dianjurkan agar dapat menjadi landasan bagi kita untuk mencapai tujuan dan impian kita. tapi kalo hanya sebatas mimpi tanpa ada usaha sama aja dengan bohong, betul tidak… (Aa Jimmy Mode : ON)

sebelum kita bermimpi terlalu muluk, kita bercermiin dulu dari sumberdaya yang kita punya. pertama,  kita memiliki lebih dari 200 juta penduduk, ini adalah sumberdaya yang sangat besar, masa buat memilih 23 orang untuk dibawa ke piala dunia saja kita tidak bisa? ini adalah suara apatis dari masyarakat negeri ini. logika nya sih emang gitu, dari begitu besarnya populasi negeri kita ini, seharusnya kita bisa memilih putra terbaik yang bisa kita andalkan agar mampu berlaga dan membawa harum bangsa negeri kita di kancah internasional.

menurut saya begitu banyak talenta yang dimiliki oleh penduduk kita, banyak yang bisa memainkan permainan bola sepak ini. yang jadi ertanyaannya sekarang adalah adalah,  kenapa mereka bagai katak dalam tempurung? hal ini sangat berhubungan dengan pembunaan dan sistem kompetisi yang berjalan di negeri ini.

kedua, pembinaan dan kompetisi. pembinaan di negeri ini masih sangat minim. para pelaku yang berwenang dalam hal ini masih mengedepankan masalah klasik yakni mengenai tidak adanya dana untuk menyokong pembinaan. dana sih emang penting, tapi kita jangan hanya menyerah dengan keadaan seperti lagunya de massip. kita bisa mencari solusi lain dengan menilik cara pembinaan yang digunakan oleh negeri yang menjadi industri sepak bola. jangan kita hanya menggantungkan dana dari pemerintah karena pemerintah kan juga banyak memiliki pos lain dari anggaran untuk di alokasikan.

di negeri yang sukses dalam melakukan pembinaan sepak bola, mereka merancang sebuah desain untuk membuat dan menjalankan kompetisi agar mampu melahirkan talenta sepak bola yang berkesinambungan. kalau di negeri kita ini masih seriing kita temukan tumpang tindih antara klub peserta kompetisi dengaan PSSI selaku otoritas sepokbola tertinggi di negeri ini. contohnya saja dalam penyusunan jadwal pelatnas bagi tim nasional. di luar negeri mana ada hal ini terjadi. PSSI dan klub peserta kompetisi harusnya mampu berjalan berdampingan dalam menumbuhkembangkan persepakbolaan negeri ini.

PSSI selaku pelaksana dalam pembanguna sepakbola harusnya juga bisa lebih profesional, jangan hanya merancang kompetisi untuk meraup finansial semata tanpa memperhatikan kualitas sebuah kompetisi. seringkali kebijakan yang dikeluarkan oleh PSSI sangat tidak populer, misalnya sebuah klub terlibat sebuah pelanggaran, ntar bisa lolos dengan membayar dengan uang dalam kedok denda. hmmmmm, ujung-ujungnya duit lagi deh..

ketiga, industri sepakbola. di negara eropa sepakbola telah menjadi sebuah industri. ini adalah sebuah relasi yang saling menguntungkan, bagi klub mereka akan mampu mendapatkan keuntungan finansial dan bagi negara mereka mendapatkan stok pemain berkualitas yang ditempa melalui kompetisi yang panjang dan berat.

dalam industri sepakbola semua pihak dilibatkan, mulai dari pemain, pemilik klub, supporter, pemerintah, otoritas sepak bola, dan pihak sponsor. kita ambil saja contoh kompetisi sepak bola di negaeri pizza italia. para pemain sepakbola di negara ini telah mampu menyalurkan bakat dan kemampuan dan bisa menggantungkan hidup dari sepakbola. pemilik klub akan dapat mendapatkan uang dari sponsor dan mendapatkan uang dari hadiah kompetisi yang mereka miliki serta dari supporter yang datang ke stadion dan penjualan merchandise. pemerintah juga ikut andil, dengan memberikan pengawasan dan pengamanan dalam sebuah kompetisi maka kompetisi akan berjlan dengan baik sehinnga dari kompetisi ini akan melahirkan bakat dan bintang sepakbola. coba kalau tidak ada pengaman dan kerusuhan seperti yang sangat akrab di kompetisi kita, mana mau supporter datang ke stadion. berarti pemasukan bagi klub sudah berkurang kan. pihal sponsor juga mendapatkan keuntungan karena bisa menjadikan kompetisi sebagai ajang promosi. imbasnya otoritas sepakbola dan klub peserta kompetisi kan dapat bagian dari sponsor ini.

terakhir dari saya, prestasi sepakbola bukan hanya digantungkan hanya dari beberapa pihakl saja, tapi semua kita harus ikut andil dalam membangun persepakbolaan negara kita. jika salah satunya tidak menjalankan fungsinya dengan benar atau terjadi penyimpangan, maka kita hanya akan terus bermimpi negeri kita akan bisa membawa harum bangsa kita.

sekian dulu ya temans, kalau ada salah kata dan tulisan mohon saya dimaafka…

wassalam….

hhoooaaaaaahhhmmmmmmmm…. Bangun pagi emang paling enak kalau di ikutin ama ngopi yang anget. huahhahaha… mantab. ditemani dengan panganan dan rokok yang pastinya bikin otak jadi melek…..

Kalau kata Bu Dokter sih rokok dan kopi itu adalah pasangan yang paling bagus untuk menggerogoti kesehatan tubuh. tapi mau gimana lagi, belum pas rasanya kalau di pagi hari ga bisa menikmati secangkir kopi dan beberapa batang rokok. bagi sebagian pria ritual ini merupakan sesuatu yang wajib dilakukan untuk memulai sebuah hari, mereka meyakini ritual ini akan membuat mereka lebih bersemangat untuk memulai hari. sugesti juga kali ya… tapi saya pribadi merasakan betul damapak yang ditimbulkan dari ritual ini. hehehehehehe

 

terlepas dari argumen dan teori yang dipelajari oleh Ibu dokter kita selama dia menuntut ilmu di perkuliahan, hal ini kembali berpulang kepada diri kita pribadi. apakah bagi kita ngopi dan rokok di pagi hari itu adalah hal yang baik bagi kita… saya bukannnya mau mengampanyekan ritual seperti ini, tapi coba temans bayangkan, sehabis kita subuhan, duduak santai dengan secangkir kopi, ngisep rokok dan menonton berita yang di bawakan oleh anchor yang cantik semisal ajeng kamaratih, prita laura atau louisa kusnandar…  hayooooooo…… pasti itu akan bikin mata temans jadi melek, update berita juga dapet, pikiran segar, dan semangat untuk memulai kegiatan untuk memulai hari yang panjang……^^

bagi saya sih itu sangat llluuuaaaaaarrrr biiiaaasssaaa manfaatnya… tapi ini juga terancam nih temans, kabarnya bakal dikeluarin fatwa haram merokok loh.. wadduhh, bisa ilang nih kesenangan saya di pagi hari….. masa kopi ga ditemanin ama rokok, seperti nobita tanpa doraemon dong… hohohoho…..

saya sangat yakin dengan para ulama dan pejabat birokrasi di negara nan kita cintai ini, mereka pastilah dari kalangan orang pintar dan terpilih… kalau saya yang menjadi bagian dari mereka, saya akpan menentang kebijakan ini, hahahahaha…. coba bayangin kalau rokok itu haram, berapa banyak pengangguran dari buruh di pabrik rokok, kita-kita ga bisa nonton bola dan konser musik yang sebagian besar selama ini di sponsori oleh produsen rokok…. wadduhh, tamabah parah kan efek nya, belum lagi kita mengkaji mengenai pemasukan negara dari rokok. mulai dari cukai, pajak nya yang banyak dalam beriklan di media massa… apa pemikiran para ulama dan pejabat kita ga nyampe ke sana ya^^

lebihbaik, kita biarkan aja masing-masing pribadi yang menentukan pilihan, apakah  merokok itu cocok bagi dia dan kesehatannya, atau ia harus menjauhinya…. cukuplah ulama dan pejabat berusaha memperbaiki akhlak dari diri sendiri dan lingkungan mereka agar menjadi lebih baik dan memikirkan kesejahteraan rakyat nya. masih banyak noh koruptor yang perlu diceramahi…^^

jadi kesimpulannya kali ini, biarlah setiap pribadi diberikan kebebasan dalam memilih untuk merokok atau tidak. seharusnya bukan fatwa haram yang dikeluarkan, tapi penyuluhan kesehatan yang harus di galakkan agar para kita-kita ini bisa kembali ke jalan yang benar….^^

sekian dulu tulisan saya kali ini, jika ada salah kata dan ucapan saya mohon dimaafkan…………

wassalam……….

Kalau kita bertanya kepada anak kecil, ada gak ya yang memiliki cita-cita untuk menjadi anggota parlemen alias anggota dewan yang terhormat. Kebanyakan sih dari mereka memiliki cita-cita yang polos seperti jadi dokter, polisi, guru, dan berbagai cita-cita lainnya. Mereka memilih cita-cita itu tentunya sesuai dengan angan-angan yang ada di dalam pemikiran seorang anak kecil nan polos.

Mereka ingin menjadi dokter karena alas an yang sangat sederhana, seperti mereka melihat para dokter memiliki mobil yang bagus dan rumah yang mewah. Hmmmm, umumnya mereka memiliki alasan yang sama saat mereka memikirkan cita-cita untuk masa depannya kelak. Tapi mereka pasti belum tahu kalau ada pekerjaan lain yang jauh menjanjikan , memberikan strata sosial yang terhormat dan bergelimang dengan kekayaan., yaitu menjadi anggota di parlemen.

Bagaimana tidak, sebelum ini aja para anggota dewan telah mendapatkan gaji yang kalau kita hitung-hitung mencapai angka yang fantastis, belum lagi tunjangan ini-itu, serta pendapatan dari proyek sana-sini. Wedew, ini  jauh lebih menjanjikan kemewahan secara finansial dibandingkan dengan cita-cita polos dari anak-anak.

Kita tengok saja wacana yang saat ini sedang bergulir di publik dan ramai diperbincangkan di kalangan anggota dewan sendiri, yaitu mengenai dana aspirasi. Dimana setiap anngota dewan akan diberikan uang 15 miliar per kepalanya. Ini adalah jumlah yang sangat menggiurkan, dengan uang sebanyak itu mereka beralasan akan menggunakannya untuk pembangunan di daerah pemilihannya. Naïf menurut saya, saya tidak yakin uang ini akan sampai semuanya ke masyarakat. Saya lebih yakin uang ini akan disetor ke partai tempat mereka bermarkas dan tentunya akan di simpan di bawah bantal tempat tidur mereka. Hehehehe.

15 miliar itu hanya untuk 1 tahun loh, jadi kalau kita totalkan setiap anngota dewan yang terhormat akan mendapatkan 75 miliar dalam jangka waktu 5 tahun. Jumlah yang sangat besar jika dana sebesar itu di anggarkan untuk membiayai program padat karya untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat.

Dalam pandangan saya, dana aspirasi tak lain adalah bentuk halus dalam merampok negerinya sendiri. Sangat menyedihkan memang. Coba kita lihat fakta ini, kita ambil contoh partai golkar sebagai inisiator dana aspirasi ini. Kalau saya tidak salah, ada 120 anggota fraksi golkar di DPR,. Kalau kita total, maka partai beringin ini akan mendapatkan dana segar sebanyak 9 triliun (kalau saya tidak salah hitung). Itu baru untuk satu partai, masih ada anngota dewan dari partai lainnya loh.

Dengan jumlah sebanyak itu saja (9T), sudah mengalahkan rekor kasus century yang selama ini digembar-gemborkan oleh anggota dewan kita ini. Mereka bahkan mengkritik habis-habisan mengenai kebijakan bail out pemerintah dalam kasus bank century, mereka telah menghakimi secara politis orang-orang yang terkait dalam kasus itu. Tentu kita masih ingat kan bagaimana anggota dewan bersikap terhadap mantan menteri keuangan Sri Mulyani saat rapat kerja di DPR. Mereka seperti anti terhadap Sri Mulyani karena menganngap Sri Mulyani otak kasus century, tapi nyata nya sekarang mereka malah mau merampok negara nya sendiri dengan nominal yang jauh lebih fantastis dari bail out century. Seperti maling teriak maling saja

Saya bukannya sok mengkritisi dengan radikal, saya Cuma mau mengetuk hati nurani anggota dewan yang sangat saya hormati, kalau masih banyak masyarakat Indonesia yang kelaparan dan terjerat dalam kemiskinan. Apa bapak/ibu masih ingin memperkaya diri sendiri di atas teriak kelaparan anak Indonesia? Gunakanlah amanah yang bapak dan ibu terima dengan sebaiknya demi memperjuangkan nasib masyarakat yang telah menitipkan suaranya kepada bapak dan ibu. Jangan mereka dibodohi demi keuntungan bapak dan ibu serta partai bapak dan ibu.

Terakhir, harapan saya semoga dana aspirasi ini hanyalah sebatas wacana, jangan sampai terealisasi karena hanya akan memberikan ke mudharatan bagi negeri ini. Di negara adikuasa semacam Amerika Serikat saja kasus ini telah ditiadakan semenjak Barack Obama memegang tampuk kekuasaan. Kalaupun ini menjadi terealisasi, gunakan dana tersebut pada tempatnya, ingatlah para anggota yang terhormat, anda telah mendapatkan amanah, dan amanah itu akan di pertanggungjawabkan.

Sekian dulu ocehan saya kali ini temans, agak berat juga ya topic nya. Hehehe…. Kalau ada salah kata dan penulisan saya mohon dimaafkan.

Wassalam…..

Hmmmmm, 2 hari belakangan ini lumayan di   hebohkan dengan beredarrnya video nakal yang dibintangi oleh dua sejoli yang tergolong selebriti papan atas di negeri ini. Banyak orang sibuk mencari informasi mengenai video tersebut. Berbagai motif mendasari mereka untuk melihat sendiri adegan nakal dalam video tersebut, mulai dari yang sekedar penasaran karena mendengar berita tersebut, mereka yang ingin menambah koleksi film biru, atau yang ingin mencari referensi untuk kebutuhan pribadi masing-masing. hehehehehe…

Kalo saya sih ga mau naif dan sok munafik, saya sendiri sudah mendapatkan video tersebut dan mengkajinya secara saksama. hahahahaha. Eiiitsss, bukan bermaksud apa-apa, motif saya lebih condong ke yang pertama, yaitu untuk melepaskan rasa penasaran mengenai pemberitaan di berbagai media, termasuk di jejaring sosial macam facebook, twiiter, dan koprol

Bagaimana dengan temans semua, apakah kalian juga sudah menemukan video tersebut. bagi yang belum menemukan, sayang sekali saya tidak akan memberikan  link download nya disini, cari di mbah google atau di forum dewasa aja ya, heheheheh

Nah, kita kembali ke benang merahnya, di sini saya tidak akan bertindak sebagai pakar telematika yang hendak membuktikan kebenaran tentang video yang memang hot tersebut…^^

Pertama, saya akan membahas dari sisi si pemain dalam video nakal tersebut. Sebagai negara hukum yang menganut azaz praduga tidak bersalah, kita harus tetap positive thinking terhadap para pemeran dalam video tersebut, jangan sampai kita menghakimi kalau memang dia adalah pemain dalam video tersebut seperti yang ada di pikiran tremans semuanya. Toh yang tahu kebenarannya cuma si pemeran dan Tuhan.. Jadi kita ga perlu terbawa arus untuk mengoceh kalau memang dia adalah si pelaku.

Bagi artis yang dikaitkan dengan video tersebut seharusnya juga arif, seandainya itu bukan video kita, bantah secara tegas, namun jika itu memang benar adanya maka akui lah secara jantan dan betina kepada khalayak ramai, karena ini sudah beredar luas di ranah publik. Toh manusia ga ada yang sempurna kan, pasti kita pernah berbuat kesalahan. Menurut saya tindakan itu lebih elegan dibanding dengan memberikan sikap yang ambigu kepada publik negeri ini yang sudah semakin cerdas. Saya yakin, dengan mengakui kebenarannya pasti akan lebih diterima oleh masyarakat luas, dari pada terus berlindung di balik tabir kebohongan... ntar nambah lagi loh dosa nya….^^ tapi saya tegaskan kembali, kita harus tetap berpikiran positif, jangan sok menjadi pkar IT untuk membahas kebenaran video tersebut, biarlah kita tunggu perkembangan selanjutnya, kita lihat tingkat kedewasaan mereka, apakah si artis ini akan berani membantah secara tegas atau mengakui kebenaran video tersebut.

Yang kedua, bagi kita para masyrakat awam, sebaiknya kita mengambil hikmah dari peristiwa ini, saaya bukannya menggurui atau memberikan ceramah, jika kita memiliki dokumentasi yang sangat privacy, jagalah dengan sebaik mungkin, jangan sampai jatuh ke tangan pihak-pihhk yang tidak bertanggung jawab. Kita jangan hanya mengoceh dan mencemooh si artis menyangkut skandal beredar video tersebut, ada banyak pelajaran yang bisa temans ambil dari peristiwa ini. seperti slogan bang napi, “kejahatan bukan hanya karena niat si pelaku, tapi juga karena ada kesempatan, waspadalah, waspadalah…..”

Kesimpulannya dari ocehan saya kali ini,

  • Kedewasaan dalam bersikap itu adalah hal yang sangat penting, jika kita memang  khilaf, akui secara berani.
  • Ingat temans, setiap kita pasti butuh privacy, gunakan privacy kita, jangan sampai privacy kita menjadi konsumsi publik.

Sekian dulu ocehan saya kali ini, jika ada salah kata dan tulisan saya mohon dimaafkan ya…..

Wassalam…